Berasa gak sih, di Jakarta BB lagi menggila banget, yang katanya apa-apa lagi serba susah, tapi ternyata orang Jakarta mampu afford barang itu. Walaupun ada motivasi yang cuma sekedar ngikutin trend.
Well anyway, i was at the gym this morning, seperti biasa berbekal anduk dan LockLock yang cukup merepotkan karena musti ikut ditenteng-tenteng ketika pindah alat. Sewaktu melakukan repetisi yang cukup membosankan (karena lama banget efek kotak-kotaknya, haha..), terpaksa melayangkan pandangan kesana-sini. Di samping, orang lagi treadmill bawa anduk, minum, dan BB bold nya. Di depan, bawa BB juga. Di belakang, cowok duduk di Butterfly yang terhenti karena BB nya (dengan bunyi alert khas BB) "kasih tau" ada yang ngajak chat. Ini beneran terjadi lho (in case you feel me melebay-lebay kan situasi). Speechless lho gue, apa ya, you were at the gym, PLANNING to work out, tapi kenapa si BB itu masih melekat dan punya tempat paling atas di prioritas seseorang. Kalo gue segitu positive thinking nya, mungkin ini pembenaran yang akan gue ambil ; Berhubung itu daerah Kemang, golongan ekonomi nya juga tinggi, well maybe they are the key role to their company, even though it's Sunday morning, they still have to make phone calls, emails, and stuff.
Stereotype yang melekat pada orang-orang berBB ; wong sugih dan selera tinggi.
Sampe rumah, nonton gosip, liat liputan soal RBT. RBT katanya dipilih sesuai perasaan hati. Diliput pula lah RBT apa yang dipake artis. Artisnya Sarah Azhari, yang ternyata pake BB, obviously wong sugih, dan keliatannya berselera tinggi, syarat orang punya BB ; tembus. Mau tau RBT Sarah Azahari? Yolanda - Kangen Band (yang dia pronounce dengan "Keinjen Ben").
"My friend called from US and asked what the hell is that? It's my favourite song" , she said.
Shake my belly like a full bowl of jelly.
No comments:
Post a Comment