Berasa gak sih, di Jakarta BB lagi menggila banget, yang katanya apa-apa lagi serba susah, tapi ternyata orang Jakarta mampu afford barang itu. Walaupun ada motivasi yang cuma sekedar ngikutin trend.
Well anyway, i was at the gym this morning, seperti biasa berbekal anduk dan LockLock yang cukup merepotkan karena musti ikut ditenteng-tenteng ketika pindah alat. Sewaktu melakukan repetisi yang cukup membosankan (karena lama banget efek kotak-kotaknya, haha..), terpaksa melayangkan pandangan kesana-sini. Di samping, orang lagi treadmill bawa anduk, minum, dan BB bold nya. Di depan, bawa BB juga. Di belakang, cowok duduk di Butterfly yang terhenti karena BB nya (dengan bunyi alert khas BB) "kasih tau" ada yang ngajak chat. Ini beneran terjadi lho (in case you feel me melebay-lebay kan situasi). Speechless lho gue, apa ya, you were at the gym, PLANNING to work out, tapi kenapa si BB itu masih melekat dan punya tempat paling atas di prioritas seseorang. Kalo gue segitu positive thinking nya, mungkin ini pembenaran yang akan gue ambil ; Berhubung itu daerah Kemang, golongan ekonomi nya juga tinggi, well maybe they are the key role to their company, even though it's Sunday morning, they still have to make phone calls, emails, and stuff.
Stereotype yang melekat pada orang-orang berBB ; wong sugih dan selera tinggi.
Sampe rumah, nonton gosip, liat liputan soal RBT. RBT katanya dipilih sesuai perasaan hati. Diliput pula lah RBT apa yang dipake artis. Artisnya Sarah Azhari, yang ternyata pake BB, obviously wong sugih, dan keliatannya berselera tinggi, syarat orang punya BB ; tembus. Mau tau RBT Sarah Azahari? Yolanda - Kangen Band (yang dia pronounce dengan "Keinjen Ben").
"My friend called from US and asked what the hell is that? It's my favourite song" , she said.
Shake my belly like a full bowl of jelly.
Sunday, March 22, 2009
Friday, March 20, 2009
Will you tell your new lover about your former lover?
One simple bold question, but the impact weren't simple at all.
If it is a yes, it's like a spring wind blows you to the 3rd or 7th sky, and even think of getting back together. True aight?
If it is a no, well you better find an object to land your fist. Yang tadinya mau broke up baik-baik dan berharap jadi temen seumur idup (at least berusaha jadi temen, dan seumur idup), malah kesel dan menyumpah-serapahi orang yang mungkin baru 3 bulan lalu kita bilang "you are my soulmate". Hahahaha.. Kualat sama ABG gak sih kalo kayak gitu?
...(bersambung ya)..
If it is a yes, it's like a spring wind blows you to the 3rd or 7th sky, and even think of getting back together. True aight?
If it is a no, well you better find an object to land your fist. Yang tadinya mau broke up baik-baik dan berharap jadi temen seumur idup (at least berusaha jadi temen, dan seumur idup), malah kesel dan menyumpah-serapahi orang yang mungkin baru 3 bulan lalu kita bilang "you are my soulmate". Hahahaha.. Kualat sama ABG gak sih kalo kayak gitu?
...(bersambung ya)..
Suddenly Coffee
Setelah seharian bekerja plus berkendara ekstra dari PGC ke Duren Sawit atas request bu Executive, saya pulang ke Menteng dan berpasrah diri going nowhere on Friday night, berhubung kemaren udah ke Kekun juga, finansial juga "mendukung" saya untuk stay at home. Mumpung di rumah dan gak ada PR, maen The Sims kayaknya seru, baru 10 menit, Orci telfon dan bilang "Pergi yuk"... dasar banci pergi, tanpa berfikir panjang, (bahkan kayaknya gak mikir sama sekali), "Ayo!".
Orci : Oke ketemu di halte Busway Halimun.
Kobe : Oke.
Orci : Ketemuan di menara Imperium aja, lebih gampang gak?
Kobe : Bisa aja sih, tapi mending di Latuharhari?
Orci : Heh? Latuharhari?
Kobe : Eh, Halimun. Oke. Kemana nih?
Orci : Gampanglah. (Jawaban yang selalu keluar dan pada kenyataannya gak pernah gampang diputuskan)
Setelah muter-muter Menteng dan U-turn sekitar 5 kali + 1 kali atret, singgahlah di Oh Lala Cafe Menteng. After having a glass of blended coffee and a nice talk with Orci, foto-foto di taman Menteng, akhirnya pulang.
Intinya, after you worked hard, you gotta play hard, hahaha.. Nature forced deh kayaknya kalo buat saya. Walau fisik udah gak mendukung, tetep aja hati bergelora. Biar udah usaha, di foto mata udah berkantung dan gak boong kalo sebenernya we're so wasted. Oh well.. It's a good one though.
PS: Foto nyusul akan segera bisa diliat via Facebook. S**t, kapan bisa lepas dari Facebook ya?
Orci : Oke ketemu di halte Busway Halimun.
Kobe : Oke.
Orci : Ketemuan di menara Imperium aja, lebih gampang gak?
Kobe : Bisa aja sih, tapi mending di Latuharhari?
Orci : Heh? Latuharhari?
Kobe : Eh, Halimun. Oke. Kemana nih?
Orci : Gampanglah. (Jawaban yang selalu keluar dan pada kenyataannya gak pernah gampang diputuskan)
Setelah muter-muter Menteng dan U-turn sekitar 5 kali + 1 kali atret, singgahlah di Oh Lala Cafe Menteng. After having a glass of blended coffee and a nice talk with Orci, foto-foto di taman Menteng, akhirnya pulang.
Intinya, after you worked hard, you gotta play hard, hahaha.. Nature forced deh kayaknya kalo buat saya. Walau fisik udah gak mendukung, tetep aja hati bergelora. Biar udah usaha, di foto mata udah berkantung dan gak boong kalo sebenernya we're so wasted. Oh well.. It's a good one though.
PS: Foto nyusul akan segera bisa diliat via Facebook. S**t, kapan bisa lepas dari Facebook ya?
Subscribe to:
Comments (Atom)